SEJARAH KRONOLOGI KEMERDEKAAN INDONESIA

Tidak mudah bagi negara Indonesia untuk mencapai hari kemerdekaan. Faktanya beberapa penduduk setempat dan pihak lainnya pun turut ambil bagian penting untuk melawan kolonialisme mulai dari penjajah Belanda hingga Jepang. Faktanya pun Indonesia mengalami nasib buruk sejak beberapa abadi silam. Namun para pejuang kemerdekaan tak henti – hentinya pun menjaga nama baik bangsa dari bangsa komunis.

Dari masa penjajahan hingga hari kemerdekaan terdapat banyak peristiwa bersejarah yang sangat penting dan berharga untuk dikenang. Hingga detik ini pun semua lapisan warga Indonesia masih mengingat beberapa kejadian tersebut. Dan berikut merupakan kronologi sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, di antaranya;

Peluncuran Bom Atom
Seperti yang diterangkan pada berbagai buku sejarah Indonesia, Jepang mulai mencabik – cabik Indonesia dengan berbagai serangan dan bala tentara. Terjadi pertumpahan darah tiada henti sejak bertahun – tahun. Sejumlah pemimpin bangsa Indonesia harus menanggalkan jasadnya di tangan Jepang.

Beberapa tahun berselang, terjadi bom atom yang diluncurkan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat “Little Boy” di Kota Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Penyerangan Jepang terhadap Indonesia mulai beralih pandangan lantaran merasa ketakutan akan serangan berikutnya. Berikutnya pun tentara sekutu kembali meluncurkan bom atom “Fat Man” hingga berhasil menghajar Kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Tak ingin wilayahnya diobrak – abrik oleh sekutu, 14 Agustus 1945 menjadi catatan bersejarah lantaran Kaisar Jepang Hirohito terpaksa menyudahi perang dingin dan menyerah terhadap sekutu. Setelah muncul Vacum of Power di Indonesia, Jepang memutuskan untuk menyerahkan sepenuhnya hari kemerdekaan kepada Indonesia.

Sejarah Kemunculan Rengasdengklok
Beberapa generasi muda berbakat Indonesia seperti Darwis, Wikanan, Sutan Syahrir hingga Chairul Saleh tidak senang mendengar kekalahan Jepang. Mereka pun menghasut dan memprovokasi sejumlah golongan lain untuk mengganggu agenda Panitia Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Syahrir merasa keberatan bahwa kemerdekaan tersebut bukan merupakan jerih payah tentara setempat, melainkan hadiah Jepang.

Sejumlah tokoh penting seperti Hatta dan Soekarno pun menentang keras upaya tersebut. Karena menurutnya, PPKI memiliki wewenang untuk mendeklarasikan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ia merasa bahwa dirinya telah dilangkahi oleh golongan muda yang hanya bisa merusak tatanan bangsa.

Beberapa waktu kemudian, Soekarni memerintahkaan anak buahnya untuk menyeret Soekaro-Hatta menuju Rengasdengklok di Karawang. Lokasi tersebut terpilih lantaran terpencil dan strategis sehingga mereka bisa mengawasi semua pergerakan tentara Jepang akan serangan balasan.

Penerbitan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Di lain sisi, penyusunan dan penerbitan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia sangat penting untuk menyudahi perang dingin. Tercatat bahwa perumusan teks tersebut diprakarsai oleh Laksamana Maeda di kediamannya pada 16 Agustus 1945.

Beberapa pihak menyetujui penyusunan teks tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari berbagai pihak golongan tua seperti Ahmad Soebardjo dan Sayuti Melik. Diketahui bahwa konsep teks proklamasi tersebut bermula dari rancangan dan ide Sayuti Melik yang kemudian disetujui secara permanen.

Proses penandatanganan teks tersebut berjalan panjang dan pada akhirnya terhenti saat fajar tiba yakni 17 Agustus 1945. Konsep tersebut memiliki unsur penting di dalamnya yang berarti suatu pernyataan atas pengalihan kekuasaan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Deklarasi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Tepat pada 17 Agustus 1945, Presiden Ir. Soekarno mendeklarasikan dan membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kediamannya, Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Tercatat bahwa sejumlah warga setempat terlihat memadati kediaman Soekarno sehari sebelum proklamasi. Para golongan muda dan tua memiliki tugas masing – masing untuk mensukseskan detik – detik proklamasi. Sementara Fatmawati Soekarno Putri sibuk mempersiapkan Sang Saka Merah Putih untuk dikibarkan sebagai hari bersejarah nasional.

Posting Komentar

0 Komentar